advertisement
Ternak Lele Di Ember
Ternak Lele Di Ember

Panduan Budidaya Ternak Lele Di Ember Bagi Pemula

Budidaya ternak lele di ember menjadi salah satu alternatif usaha yang menjanjikan. Selain mengisi waktu luang di rumah, budidaya lele juga bisa mendatangkan keuntungan. Tak hanya itu, memelihara lele di ember juga tergolong mudah dan ekonomis.

Tentunya jika anda mengetahui bagaimana sih mengelola dan dan memelihara ikan lele di ember maka anda akan tentu tertarik untuk membuka usaha ini meski dalam skala kecil kecilan . anda bisa menggunakan modal yang kecil saja dan memang tidak terlalu banyak membutuhkan dana jika anda ingin memulainya .

Bagi pemula yang ingin memulai budidaya ternak lele di ember, tak perlu ragu lagi!

advertisement

Sebelum memulai, mari kita simak dulu peluang bisnis ikan lele:

  • Permintaan Tinggi: Konsumsi ikan lele terus meningkat, dibuktikan dengan banyaknya rumah makan yang menyajikan menu olahan lele.
  • Harga Terjangkau: Benih lele mudah didapat dengan harga yang relatif murah.
  • Perawatan Mudah: Lele terkenal mudah dipelihara dan tahan terhadap penyakit.
  • Panen Cepat: Lele dapat dipanen dalam waktu singkat, 2-4 bulan.
  • Harga Jual Stabil: Harga jual lele di pasaran tergolong stabil.
BACA JUGA  Cara Mengobati Kambing Mencret: Panduan Lengkap untuk Peternak

Dengan menerapkan teknik budidaya yang tepat, keuntungan budidaya lele di ember bisa mencapai 50% – 70%.

Tertarik dengan bisnis ternak lele di ember?

Ternak Lele Di Ember
Ternak Lele Di Ember

Mari kita pelajari cara budidayanya ternak lele di ember

Persiapan Alat dan Bahan:

  • Ember berukuran 80 liter
  • Benih ikan lele 60 ekor
  • Sterimin/penutup ember
  • Solder (opsional)

Pemilihan Benih Ikan Lele:

  • Pilih benih lele mutiara berkualitas baik.
  • Pastikan benih berasal dari hatchery terpercaya.
  • Pilih benih berukuran 5-7 cm.
  • Pastikan benih memiliki tubuh seimbang, aktif, dan bebas cacat.

Persiapan Ember:

  • Bersihkan ember dan buat lubang di bagian bawah/samping (opsional) untuk saluran pembuangan.
  • Gunakan keran air pada lubang untuk kemudahan pembuangan air (opsional).
  • Jika ingin menanam sayur, gunakan gelas plastik berlubang dan kaitkan pada ember.
  • Isi ember dengan air setinggi 60 liter.
  • Tambahkan garam krosok ½ sendok makan untuk menstabilkan pH air.
  • Tutup ember dengan sterimin.
  • Letakkan ember di tempat yang terkena sinar matahari.
BACA JUGA  Cara Chat Guru yang Sopan: Panduan Lengkap untuk Pelajar Jaman Now

Penebaran Benih:

  • Sesuaikan suhu air agar tidak terlalu panas.
  • Masukkan benih beserta wadah ke dalam ember.
  • Biarkan benih beradaptasi selama 15 menit.
  • Tebarkan benih secara perlahan dan merata.
  • Hindari menebar benih pada siang hari karena dapat menyebabkan stres.
  • Berikan probiotik lele pada pagi atau sore hari.

Perawatan Ikan Lele:

  • Lakukan grading (pemisahan ikan) minimal 2 minggu sekali.
  • Ganti air 50% saat air berbau tidak sedap.
  • Bersihkan dasar ember dari kotoran.
  • Hindari stres pada ikan saat mengganti air.
  • Puasakan ikan selama 12-24 jam sebelum mengganti air.
  • Penuhi kebutuhan oksigen dengan menambahkan blower/aerator.
  • Pilih pakan bernutrisi tinggi dan sesuai dengan usia ikan.
  • Berikan pakan 2-3 kali sehari.
  • Hindari memberi pakan saat hujan.
  • Terapkan sistem bioflok untuk meningkatkan hasil panen (opsional).
BACA JUGA  Memulai Bisnis Menguntungkan: Panduan Lengkap Ternak Lele Kolam Beton

Panen Ikan Lele:

  • Panen lele setelah 2-4 bulan.
  • Puasakan ikan selama 24 jam sebelum panen.
  • Surutkan air dalam ember.
  • Pindahkan ikan dengan serok/jaring.
  • Sortir ikan sesuai ukuran.
  • Bersihkan ember dan siap untuk budidaya berikutnya.

Budidaya ikan lele di ember mudah dan menguntungkan, bukan?

About kromo

Saya adalah Full Time Blogger yang menyukai teknologi informasi terkini