advertisement
Perbedaan Kambing Dan Domba
Perbedaan Kambing Dan Domba

Perbedaan Kambing Dan Domba Secara Umum , Aqiqah Dan Qurban

Apakah Anda pernah bingung antara perbedaan kambing dan domba? Jika iya, Anda tidak sendirian! Banyak orang, terutama para pemula dalam dunia peternakan, masih kesulitan mengidentifikasi perbedaan antara kedua hewan ini. Meski terlihat mirip, kambing dan domba memiliki berbagai perbedaan yang signifikan, baik dari segi fisik, perilaku, maupun cara pemeliharaannya.

Artikel ini akan membahas secara mendalam perbedaan kambing dan domba, dimulai dari ciri-ciri fisiknya, kebiasaan makan, hingga aturan syariah yang berkaitan dengan penggunaan keduanya dalam ibadah kurban dan aqiqah. Dengan memahami perbedaan ini, Anda akan lebih mudah dalam menentukan hewan mana yang cocok untuk dipelihara sesuai kebutuhan dan kondisi lingkungan Anda.

Yuk, kita simak bersama informasi lengkapnya dan temukan jawaban atas segala pertanyaan Anda mengenai perbedaan kambing dan domba!

advertisement

Perbedaan Kambing dan Domba Melalui Fisiknya

Perbedaan Kambing Dan Domba

Rambut dan Bulu

Mari kita mulai dari ciri-ciri fisik. Pertama, perhatikan rambutnya. Kambing memiliki rambut yang cenderung lurus dan halus. Sedangkan domba, rambutnya cenderung keriting dan menggumpal, sering disebut ‘gembel’. Rambut domba ini harus dicukur secara berkala karena mudah menyatu dan sulit dipotong tanpa cukuran yang tepat. Berbeda dengan kambing yang tidak perlu dicukur.

BACA JUGA  8 Lembaga Bimbingan Belajar Online Untuk Anak SMP Terbaik

Janggut dan Tanduk

Kambing jantan biasanya memiliki janggut yang mencolok. Selain itu, baik kambing jantan maupun betina seringkali memiliki tanduk. Sementara itu, pada domba, tanduk umumnya hanya dimiliki oleh domba jantan. Domba betina jarang sekali memiliki tanduk, kecuali pada jenis tertentu seperti domba Garut.

Baca juga : Cara ternak kambing etawa untung besar

Perbedaan kambing dan domba melalui Bau dan Perilaku

Kelenjar Bau

Kambing, terutama kambing jantan, memiliki kelenjar bau di belakang tanduk. Kelenjar ini digunakan untuk menandai wilayah teritorial dengan cara menggesekkan tanduk ke pohon atau benda lainnya, sehingga mengeluarkan bau khas yang menandai daerah kekuasaannya. Hal ini berbeda dengan domba yang tidak memiliki kelenjar bau tersebut.

advertisement

Kehidupan Sosial

Domba hidup dalam koloni, sehingga lebih mudah diatur dalam jumlah besar. Jika satu domba ditarik, domba lain akan mengikuti. Sementara itu, kambing lebih individualistis dan cenderung sulit diatur jika dalam kelompok besar. Ini membuat perbedaan dalam desain kandang dan cara pemeliharaannya.

Perbedaan Makanan dan Pola Makan

Merumput vs. Mendaun

Domba biasanya merumput, mereka makan dengan cara merunduk dan memakan rumput. Sementara kambing lebih suka mendaun, memakan dedaunan dari tanaman atau semak-semak. Domba cenderung lebih fleksibel dan bisa makan hampir semua jenis rumput, sedangkan kambing memerlukan penyesuaian lebih lama terhadap jenis makanan baru.

Perbedaan dalam Penggunaan Syariah

Usia Kurban dan Aqiqah

Dalam aturan syariah, domba dan kambing memiliki perbedaan usia minimal untuk dijadikan hewan kurban atau aqiqah. Domba bisa dijadikan hewan kurban saat usianya mencapai enam bulan, asalkan sudah dewasa secara seksual dan gemuk. Sementara kambing harus berusia minimal satu tahun untuk bisa dijadikan hewan kurban atau aqiqah.

BACA JUGA  Cara Membayar Tagihan KTA Kilat Akulaku

Kelezatan Daging dan Pengolahan

Daging kambing dan domba memiliki rasa dan aroma yang khas. Daging kambing cenderung memiliki bau yang lebih kuat dibandingkan domba. Namun, keduanya enak diolah menjadi berbagai masakan seperti sate, tongseng, dan gulai. Pilihan tergantung selera masing-masing, apakah lebih suka daging kambing yang beraroma kuat atau domba yang lebih lembut.

Pasar dan Nilai Ekonomi

Baik kambing maupun domba memiliki nilai ekonomi yang baik di pasar. Keduanya bisa dijual dan dipelihara dengan baik. Pilihlah yang sesuai dengan kondisi lingkungan dan kesenangan Anda dalam merawatnya. Keduanya bisa memberikan keuntungan asalkan dikelola dengan baik.

Lebih Enak Beternak Domba atau Kambing?

Perbedaan Kambing Dan Domba

Sebagai peternak pemula, Anda pasti ingin mengetahui mana yang lebih menguntungkan, beternak domba atau kambing. Saya akan langsung menjawab bahwa menurut saya, lebih enak beternak domba. Ada tiga alasan utama yang mendasari pendapat ini, dan pastikan Anda menonton video ini sampai habis karena alasan ketiga sangat penting.

1. Adaptasi

Sebagai peternak pemula, kita tentu menginginkan ternak yang mudah beradaptasi. Domba biasanya hanya memerlukan 2-3 hari untuk beradaptasi dengan pakan baru seperti rumput hijau, setelah sebelumnya mungkin diberi pakan campuran seperti bekatul atau jagung di peternakan asalnya. Sedangkan kambing, bisa memerlukan waktu hingga satu minggu untuk beradaptasi dengan perubahan pakan dari Rambanan ke rumput.

2. Harga

Sebagai pemula, kita tentu tidak ingin mengeluarkan banyak uang. Harga domba biasanya lebih murah dibandingkan kambing, sehingga lebih ekonomis untuk pemula yang ingin mencoba beternak dengan modal seminim mungkin.

BACA JUGA  apa itu membran mukosa

Baca juga : Cara ternak kambing untuk pemula dan jenis ternak kambing

3. Perawatan

Dalam hal perawatan, domba memiliki beberapa keunggulan:

  • Pemberian Pakan: Domba bisa makan rumput tanpa harus dicampur dengan Rambanan, berbeda dengan kambing yang lebih suka daun-daun atas. Produktivitas rumput juga lebih tinggi dibandingkan dengan daun-daunan seperti Sengon atau singkong, sehingga lebih efisien.
  • Kandang: Kandang untuk kambing biasanya harus disekat-sekat untuk menghindari perkelahian, yang memerlukan biaya tambahan. Sedangkan domba bisa dipelihara dalam sistem koloni tanpa perlu banyak sekat, sehingga biaya pembuatan kandang lebih murah.
  • Nafsu Makan: Nafsu makan domba lebih tinggi, sehingga mereka makan dengan lahap. Ini menjadi hiburan tersendiri bagi peternak karena tidak perlu khawatir ternaknya tidak mau makan.
  • Produktivitas: Domba cenderung lebih cepat berkembang biak dibandingkan kambing. Proses perkawinan domba juga lebih mudah karena bisa dilakukan secara alami dalam koloni, tanpa perlu campur tangan peternak.

Sekali lagi, ini adalah pendapat pribadi saya. Tidak ada niat untuk merendahkan peternak kambing. Jika di daerah Anda lebih banyak daun-daunan atas dan lebih cocok untuk kambing, silakan beternak kambing. Namun, jika lebih banyak rerumputan, domba bisa menjadi pilihan yang lebih tepat.

Kesimpulan

Perbedaan antara kambing dan domba memang cukup jelas jika kita perhatikan dari berbagai aspek seperti fisik, perilaku, makanan, dan aturan syariah. Memahami perbedaan ini akan membantu dalam pemeliharaan dan pengelolaan kedua hewan tersebut.

Semoga informasi ini bermanfaat dan dapat membantu teman-teman yang masih bingung membedakan antara kambing dan domba. Terima kasih telah membaca. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

About kromo

Saya adalah Full Time Blogger yang menyukai teknologi informasi terkini