Rahasia Sehat Ibu Hamil

gambar ibu hamil

Bagi ibu hamil dalam mengkonsumsi makanan yang harus diperhatikan adalah vitamin dan mineral karena penting bagi kesehatan dirinya dan janin. Nutrisi yang harus dibutuhkan selama kehamilan antara lain;

  1. Protein, sangat besar perananya dalam memproduksi sel-sel darah merah.
  2. Karbohidrat, dibutuhkan untuk energi tubuh sehari-hari.
  3. Kalsium, di masa kehamilan, kalsium penting untuk membantu pertumbuhan si jabang bayi.
  4. Zat besi, amat penting dalam membantu proses produksi sel-sel darah merah, utamanya untuk mencegah timbulnya anemia.
  5. Asam Folat, berdasar beberapa temuan para pakar kesehatan, ibu hamil yang kekurangan asam folat besar resikonya mengalami keguguran ataupun kerusakan pada janin.
  6. Lemak, bagi ibu hamil, lemak besar sekali manfaatnya untuk cadangan energi tubuh, agar sebentar-sebentar tubuh tidak terasa lelah.

ibu hamil

Beberapa Hal yang perlu Bunda ketahui saat Kehamilan;

  • Selama proses kehamilan diperlukan tambahan energi.
  • Protein lebih banyak dari biasanya, sebaiknya kombinasi antara protein hewani dan nabati.
  • Perhatikan konsomsi vitamin dan mineral seperti vitamin D, B, A, E, C dan lainya, mineral seperti kalsium, Fe, dan fosfor.
  • Banyak konsumsi serat untuk menghindari konstipasi.

Nutrisi Penting Selama Kehamilan

Seiring pertambahan usia kandungan, maka kebutuhan gizi ibu hamil akan meningkat, terutama setelah memasuki  kehamilan trimester kedua. Sebab pada saat itu, pertumbuhan janin berlangsung pesat, terutama perkembangan otak dan susunan syaraf dan membutuhkan asupan gizi yang optimal.

Contoh menu penting Ibu Hamil dalam sehari;

Pagi ;

  • Nasi Uduk
  • Telur Dadar
  • Lalapan

Snack Pukul 10.00

  • Bubur Kacang Ijo
  • Susu 1 Gelas

Siang ;

  • Nasi Putih
  • Empal Daging
  • Pepes Teri dan Jamur
  • Sayur Asem
  • Jeruk

Snack Pukul 14.00

  • Bola Kismis
  • Susu 1 Gelas

Malam ;

  • Nasi Putih
  • Serundeng Belut
  • Cabai Isi
  • Cah wortel dan kailan
  • Jambu Biji

Nutrisi Yang Diperlukan Bagi Ibu Hamil :

Makanan Ibu Hamil



  1. Karbohidrat dan Lemak; sebagai sumber zat tenaga untuk menghasilkan kalori dapat diperoleh dari serealia, umbi-umbian.
  2. Protein; sebagai sumber zat pembangun dapat diperoleh dari daging, ikan, telur, dan kacang-kacangan.
  3. Mineral; sebagai zat pengatur dapat diperoleh dari buah-buahan dan sayur-sayuran.
  4. Vitamin B Kompleks; berguna untuk menjaga sistem syaraf, otot, dan jantung agar berfungsi secara normal. Dapat dijumpai pada serealia, biji-bijian, kacang-kacangan, sayuran hijau, ragi, telur, dan produk susu.
  5. Vitamin D; berguna untuk pertumbuhan dan pembentukan tulang bayi Anda. Sumbernya terdapat pada minyak ikan, kuning telur, dan susu.
  6. Vitamin E; berguna bagi pembentukan sel darah merah yang sehat. Makanlah lembaga biji-bijian terutama gandum, kacang-kacangan, minyak sayur, dan sayuran hijau.
  7. Asam Folat; berguna untuk perkembangan sistem syaraf dan sel darah, banyak terdapat pada sayuran berwarna hijau gelap seperti bayam, kembang kol, dan brokoli. Pada buah-buahan, asam folat terdapat pada jeruk, pisang, wortel, dan tomat. Kebutuhan asam folat selama hamil adalah 800 mg per hari, terutama pada 12 minggu pertama kehamilan. Kekurangan asam folat dapat mengganggu pembentukan otak, sampai cacat bawaan pada susunan syaraf pusat maupun otak janin.
  8. Zat besi; yang dibutuhkan ibu hamil agar terhindar dari anemia, banyak terdapat pada sayuran hijau (seperti bayam, kangkung, daun singkong, daun pepaya), daging dan hati.
  9. Kalsium; diperlukan untuk pertumbuhan tulang dan gigi janin, serta melindungi ibu hamil dari osteoporosis. Jika kebutuhan kalsium ibu hamil tidak tercukupi, maka kekurangan kalsium akan diambil dari tulang ibu. Sumber kalsium yang lain adalah sayuran hijau dan kacang-kacangan. Saat ini kalsium paling baik diperoleh dari susu serta produk olahanya. Susu juga mengandung banyak vitamin, seperti Vitamin A, D, B2, B3, dan Vitamin C.

Ibu hamil disarankan makan dan minum lebih banyak daripada saat tidak hamil.

Makanan sumber zat besi; seperti sayuran hijau, tempe, tahu, kacang hijau, kacang merah, dan kacang-kacangan lainya, telur, ikan, dan daging. Jangan lupa minum tablet tambah darah 1 butir setiap hari.

Untuk mencegah gigi rontok dan tulang rapuh ibu hamil harus banyak makan-makanan sumber zat kapur seperti; kacang-kacangan, telur, ikan teri (ikan kecil) yang dimakan bersama tulangnya, sumber daun hijau.

Kenalilah gejala kurang darah (Anemia) selama kehamilan yaitul; pucat, pusing lemah dan penglihatan berkunang-kunang.

Bila nafsu makan calon ibu berkurang, makanlah makanan yang segar-segar seperti; buah-buahan, sari buah, sayur bening, dan masih banyak lagi.

Kebutuhan makanan bagi ibu hamil lebih banyak daripada kebutuhan untuk wanita tidak hamil.

Kegunaan makanan tersebut adalah;

  1. Untuk pertumbuhan janin yang ada dalam kandungan.
  2. Untuk mempertahankan kesehatan dan kekuatan badan Budan saat menjalani kehamilan.
  3. Agar supaya luka-luka persalinan lekas sembuh dalam nifas.
  4. Guna mengadakan cadangan untuk masa laktasi.

Caranya;

  1. Ibu harus makan teratur tiga kali sehari.
  2. Hidangan harus tersusun dari bahan makanan bergizi yang terdiri; makanan pokok, lauk-pauk, sayuran dan buah-buahan dan diusahakan minum susu 1 gelas setiap hari.
  3. Pergunakan aneka ragam makanan yang ada.
  4. Pilihlah, belilah berbagai macam bahan makanan yang segar.

Berapa Banyak Makanan Yang Dibutuhkan Selama Kehamilan

 

Bila kondisi badan si ibu tidak terganggu maka jumlah atau besar makanan yang dapat dimakan adalah seperti tercantum pada lampiran. Namun bila terjadi gangguan masa kehamilan makan dapat diatur sebagai berikut;

Pada Trimester 1

Pada umur kehamilan 1-3 bulan kemungkinan terjadi penurunan berat badan. Hal ini disebabkan adanya gangguan pusing, mual, bahkan muntah. Untuk itu dianjurkan porsi makanan kecil tetapi sering. Bentuk makanan kering atau tidak berkuah.

Pada Trimester 2

Nafsu makan ibu membaik, makan makanan yang diberikan: 3 x sehari ditambah 1 x makanan selingan. Hidangan lauk pauk hewani seperti; telur, ikan, daging, teri, hati sangat baik dan bermanfaat untuk menghindari anemia/ kurang darah.

Pada Trimester 3

  • Makanan harus disesuaikan dengan keadaan badan ibu.
  • Bila ibu hamil mempunyai berat badan belebih, maka makanan pokok dan tepung-tepungan dikurangi, dan memperbanyak sayur-sayuran dan buah-buahan segar untuk menghindari sembelit.


Bila terjadi keracunan kehamilan/ ueden  (bengkak-bengkak pada kaki) maka janganlah menambah garam dapur dalam makanan sehari-hari.

445 kali dilihat, 21 kali dilihat hari ini


Pencarian Terkait :

  • ibu hamil sehat

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!