Susah BAB pada Bayi

Rahasia Mengatasi Susah BAB Pada Anak


Kasus Susah buang air besar (BAB) banyak dialami pada oleh anak balita maupun bayi. Orang tua menjadi khawatir ketika menyaksikan bayi susah BAB. Kasus bayi susah BAB, lebih lanjut kita sebut dengan konstipasi atau sembelit pada bayi, merupakan suatu kondisi dimana tidak adanya buang air besar selama kurun waktu tertentu, biasanya 3 hari.

Bayi Susah BAB
Bayi Menangis karena Susah BAB

Sembelit dapat disebabkan karena kesalahan dalam diet ( kurang serat, asupan susu formula berlabihan) , kelainan bawaan ( pada usus atau persarafan ) , keracunan obat, kelainan metabolik, atau gangguan pada psikologisnya ( kesukaran toilet training ). Sembelit pada anak pada umumnya disebabkan oleh feses atau kotoran yang keras sehingga sulit dikeluarkan dan tentu saja terasa menyakitkan.
Sering kali seorang ibu menanyakan ke dokter dengan keluhan anaknya mengalami kesulitan Susah BAB selama beberapa hari dan mengeluhkan apa ada yang salah dalam pemberian makannya, atau adakah kelainan yang serius pada anaknya. Tak heran, berbagai upaya pun dilakukan ibu, mulai dari cara sederhana dengan memasukkan sabun ke anus hingga membeli obat-obatan di apotek.



Yang Perlu Diperhatikan Pada Sembelit Anak :.

  • Frekuensi, konsistensi, warna, bau dan pola BAB sebelumnya, riwayat sembelit dalam keluarga.
  • Gangguan yang menyertai seperti nyeri perut, kram usus, anoreksia.
  • Adakah gangguan emosi, masalah di sekolah atau di rumah, konflik dengan saudara atau orang tua, dan juga hubungan ayah-ibu-anak.
  • Penggalian tentang kebiasaan dan cara pemberian makan , pemberian serat pada anak.
  • Penggunaan obat-obatan pencahar dan antihistamin, diuretic, opiat yang berlebihan.
  • Pengenalan dan penolakan terhadap toilet training .
  • Pola BAB bayi baru lahir ( frekuensi, warna, konsistensi)

Hal-hal Yang Perlu Diwaspadai Dan Segera Dikonsultasikan ke Dokter Anda, jika;

  • BAB terasa sakit dan berdarah
  • Tidak BAB selama 5 hari
  • Nyeri perut lebih dari satu jam
  • Robekan atau luka atau peradangan di sekitar anus.

Mengetahui Hal yang Paling Menyebabkan Susah Buang Air Besar (BAB) Pada si Kecil

Untuk dapat mengatasi susah BAB pada anak sampai tuntas, maka ada baiknya bunda kenali apa yang menjadi sumber penyebab susah BAB pada anak tersebut, yaitu antara lain.

  • Susu formula. Pencernaan bayi/ anak lebih sulit mencerna susu formula dibandingkan dengan ASI. Terutama bayi yang baru diberikan susu formula karena sistem pencernaan si kecil belum terbiasa dengan susu formula tsb.
  • Belajar makanan padat. Si kecil bisanya mengalami sembelit ketika mereka mulai belajar mengonsumsi makanan padat apalagi rendah cairan dan rendah serat.
  • Dehidrasi. Sedikitnya asupan cairan (bayi kurang minum) juga merupakan faktor pebabkan bayi susah BAB karena feses menjadi keras.
  • Kondisi medis atau penyakit. Kadang-kadang, sembelit bisa menjadi gejala dari alergi makanan, keracunan makanan (seperti botulisme), atau masalah dengan cara tubuh menyerap makanan, yang dikenal sebagai gangguan metabolisme.

Susah BAB pada Bayi

Cara Ampuh dan Terbukti Mengatasi Bayi Susah BAB


Hal pertama yang sebaiknya dilakukan tentunya periksa bayi Bunda ke dokter atau puskesmas terdekat dan menanyakan mengenai keluhan susah BAB pada anak bunda tsb. Dan dibawah ini beberapa anjuran dokter Cara ampuh mengatasi bayi susah BAB yang bisa Bunda lakukan di rumah:

  • Untuk merangsang BAB pada bayi Bunda. Cobalah gliserin supositoria atau menggunakan ujung lancip termometer yang dibasahi dengan minyak lalu dimasukan ke dalam anus bayi secara perlahan (harus dengan konsultasi dokter terlebih dahulu).
  • Terlentangkan bayi ditempat yang nyaman, pegang kakinya kemudian gerakkan tungkai bayi dengan lembut lalu gerakan seperti mengayuh sepeda secara bergantian. Gerakan ini bermanfaat untuk memindahkan feses yang keras melalui sepanjang usus hingga mencapai anus sehingga membantu melancarkan buang air besar.
  • Saat pemberian susu formula pada bayi, pastikan bahwa Bunda menggunakan takaran yang disarankan sesuai petunjuk pada kotak susu formula. Berilah ia minum air putih sebelum atau sesuai minum susu, bukannya megencerkan susu formula.  Takaran bubuk susu yang terlalu banyak dapat mendehidrasi bayi dan menyebabkan sembelit. Konsultasi dengan dokter mengenai jenis susu formula yang sesuai bagi bayi Bunda. Dokter mungkin juga menyarankan untuk mengganti merek susu yang sesuai dengan bayi Bunda.
  • Berilah lebih banyak air putih atau jus buah yang diencerkan pada makanan padat untuk anak Bunda. Banyak serat dalam makanan untuk bayi membantu menyehatkan pencernaan anak. Bubur atau cincang apel, aprikot, blueberry, pisang, pir, raspberry dan strawberry merupakan contoh-contoh makanan tinggi serat yang baik untuk anak. Anda juga bisa menambahkan sejumlah kecil sereal tinggi serat untuk sarapan bayi.

Tinggalkan komentar

%d blogger menyukai ini: