Parenting, memantau tumbuh kembang Anak

Pentingnya Dunia Parenting Untuk Anak


Orang tua menjadi sosok terpenting dalam mendidik sang buah hati. Salah satu kegiatan yang dilakukan seorang keluarga untuk anaknya adalah mengenai parenting. Parenting merupakan salah satu upaya yang dilakukan orang tua untuk mendidik anaknya secara mandiri dengan memanfaatkan berbagai media dan sumber yang ada di sekitar lingkungan keluarga. Setiap keluarga pasti akan dilakukan parenting ini, dimana dalam parenting itu sendiri akan terjadi interaksi yang berkelanjutan antara sang ibu/ bapak dengan anak-anaknya. Aktivitas tersebut, meliputi memberikan makan, melindungi, pendidikan budi pekerti, ilmu pengetahuan dan lain sebagainya. Nah, pada kesempatan kali akan kami bahas mengenai parenting dalam keluarga. 

parenting-Merawat-Bayi

Parenting: Pentingya Merawat Bayi

Salah satu kegiatan parenting yang sangat penting dalam suatu keluarga dan harus dilakukan oleh orang tua adalah ketika perawatan bayi. Kelahiran sang buah hati, pastinya menjadi momen-momen yang sangat membahagiakan bagi setiap keluarga/pasangan.



Ketika bayi baru dilahirkan dan hadir di dunia, pasti akan membutuhkan perawatan khusus dan tidak sembarangan. Hal ini dimaksudkan agar sang buah hati dapat tumbuh dan berkembang sebaik mungkin. Karena memang setiap orang tua mengharapkan anaknya bisa tumbuh dengan baik, apalagi bagi mereka yang masih pasangan baru pasti akan bahagia sekali atas kehadiran sang buah hatinya.

Parenting, Cara Merawat Bayi Yang Benar

Cara Merawat Bayi yang Baik dan Benar

Karena kehadiran bayi ini menjadi moment yang sangat penting, maka mengetahui bagaimana cara merawat bayi ini juga sangat diperlukan bagi setiap orang tua. Perawatan sang bayi yang baik dan benar akan menjadikan sang buah hati akan tumbuh dan berkembang secara baik. Begitu juga sebaliknya, jika orang tua dalam melakukan perawatan terhadap bayinya tidak diperhatikan dengan sebaik-baiknya, maka jangan heran jika suatu saat anak tersebut akan tumbuh dan berkembang tidak sesuai dengan yang orang tua harapkan.

Banyak hal yang perlu diperhatikan ketika dalam proses perawatan bayi, dan salah satunya adalah mengenai intensitas makan. Perlu Anda ketahui, bahwa pada bulan pertama sang bayi akan sering menangis disebabkan rasa lapar yang menyerang sang bayi. Sebagai solusi terampuh untuk mengatasi tangisan sang bayi, yaitu dengan memberikan asupan makanan berupa ASI atau bisa juga susu formula untuk sang bayi. Ketika masih dalam kandungan, sang bayi pasti memperoleh asupan makanan langsung dari plasenta. Sehingga ketika sudah terlahir, bayi akan menangis saat dirinya merasa lapar. Nah sebagai bentuk kasih sayang ibu kepada anaknya, maka berikan ia susu sebagai salah satu cara merawat bayi kesayangan Anda.

Dalam pemberian asupan ASI kepada sang bayi ini harus dilakukan secara rutin, mulai pagi, siang, dan malam hari. Ketika menjelang tidur, pada malam hari untuk bayi yang baru dilahirkan paling tidak harus mendapatkan asupan makanan berupa ASI ini minimal setiap per 2 jam. Sebagai ibu, harus mampu merancang jadwal menyusui untuk buah hati. Hal ini dilakukan dengan tujuan sang bayi tidak mengalami kelaparan yang mendalam, sehingga ia akan selalu terjaga asupan makanannya. Nah, sebagai orang tua khususnya ibu tindakan seperti demikian harus benar-benar diperhatikan. Agar sang buah hati nantinya akan tumbuh dengan baik, maka dalam cara merawat bayi pun harus dengan sebaik-baiknya.


Parenting, memantau tumbuh kembang Anak

Pentingya Memantau Tumbuh Kembang Anak

Disamping selama perawatan bayi, orang tua harus selalu memantau tumbuh kembang anak. Proses pertumbuhan dan perkembangan seorang anak dari setiap bulannya pasti mengalami pergantian yang bervariasi. Sehingga orang tua harus lebih jeli pada setiap tahapan dalam pertumbuhan dan perkembangan anak. Sesibuk apapun orang tua, anak tetap menjadi perhatian utama. Apalagi untuk anak-anak yang masih berusia dibawah 6 tahun.

Seorang anak yang dalam pertumbuhannya normal, maka dari waktu ke waktu berat badan si anak akan bertambah, begitu juga dengan tinggi badannya. Namun, ketika anak tidak menunjukkan perubahannya beberapa bulan lamanya maka sebaiknya orang tua segera memeriksakan kondisi sang buah hati tersebut.

Pada umumnya dalam tumbuh kembang anak dapat dipengaruhi dari berbagai hal, salah satunya adalah karena asupan makanan yang dikonsumsi oleh si buah hati. Jika makanan yang dikonsumsi sang anak mengandung gizi secara seimbang, maka secara otomatis sang anak akan tumbuh dan berkembang lebih baik, begitu juga dengan kecerdasannya pasti akan lebih baik pula perkembangannya.

Adapun tahapan dalam pertumbuhan dan perkembangan anak menurut bahasa kedokteran terbagi menjadi 6 macam, antara lain;

  • bayi yang baru dilahirkan (0-1 bulan),
  • bayi (1-12 bulan),
  • batita/ balita (1-3 tahun/ 1-5 tahun),
  • pra sekolah (3-6 tahun),
  • usia sekolah (6-12 tahun),
  • dan remaja (12-18 tahun).

Cara Mendidik Anak yang Benar

Selama dalam dalam masa pertumbuhan dan perkembangannya, maka orang tua dianjurkan untuk mendidik anak-anaknya. Bahkan sang bayi yang belum dilahirkan atau masih berada dalam kandungan, orang tua harus mendidiknya dengan mengajaknya berinteraksi atau yang lainnya. Dalam mendidik anak pun tidak asal mendidik, karena didikan orang tua akan menentukan sikap sang anak. Jika orang tua dalam mendidik anak-anknya dengan cara yang baik dan benar, maka akan menghasilkan anak yang baik , entah itu dalam pertumbuhan maupun perkembangannya. Dengan demikian, orang tua baik ayah maupun ibu harus mengetahui cara mendidik anak yang baik dan benar.

Mendidik Kemandirian Anak

Proses sekaligus cara mendidik anak yang pertama, adalah tentang kemandirian. Dalam mendidik kemandirian ini pada dasarnya harus diajarkan sejak anak masih berusia dini. Namun yang seringkali terjadi, kebanyakan orang tua memiliki kekhawatiran yang berlebihan terhadap anak-anaknya. Untuk itu, bagi Anda sebagai orang tua jangan terlalu berlebihan dalam mengkhawatirkan sang anak hati, apalagi orang tua yang over protektif bisa dikurangi keproktetifannya.

Berusahalah untuk lebih percaya kepada sang anak, namun tetap masih dalam pemantauan orang tua dan tanpa ada pengekangan ataupun melindungi ketika sadar melakukan kesalahan.


Parenting-mendidik-anak

Mendidik Anak Melalui Kemampuan Berpendapat si Anak

Cara mendidik anak yang selanjutnya dan sangat dianjurkan adalah tentang kemampuan berpendapat. Mengajarkan sang anak dalam menumbuhkan kemampuannya untuk berpendapat ini sangat penting sekali, karena akan berpengaruh terhadap kognitif sang anak. Oleh sebab itu, sebagai orang tua jangan sampai meninggalkan pembelajaran mengenai kemampuan berpendapat si anak. Namun, yang seringkali terjadi adalah ketika sang anak mulai menunjukkan kemampuan berpendapatnya, orang tua terkadang mengacuhkan pendapat anaknya dan menilai tidak penting. Padahal ketika sang anak dalam berpendapat tidak diperdulikan dapat berdampak buruk pada si anak itu sendiri. Dimana anak merasa minder dan menjadi tidak berani dalam berpendapat.

Pada tahapan Cara mendidik anak melalui kemampuan berpendapat, sebaiknya orang tua selalu mendengarkannya. Namun ketika ada kesalahan orang tua juga harus bisa meluruskannya. Dan yang tidak kalah pentignya dalam mendidik anak-anak kita adalah mengenai keteladanan. Keteladanan ini sangat melekat pada diri anak. Jika orang tuanya tidak memberikan suri tauladan yang baik serta contoh yang tidak baik pula maka jangan harap anak-anak Anda akan tumbuh dan berkembang menjadi anak yang baik pula.


Oleh karena itu, sebagai orang tua sudah seharusnya memberikan keteladanan yang baik untuk anak-anaknya.

 

Tinggalkan komentar

%d blogger menyukai ini: