Pemeriksaan Awal Kehamilan

• tahap pertumbuhan ibu hamil dari 12 sampai 40 minggu

Bunda tidak perlu tegang ketika pemeriksaan pertama kehamilan. Meliputi Apa saja yang Pemeriksaan Kehamilan pertama, berikut ulasanya.

1. Pemeriksaan Berat dan Tinggi Badan  (BB/TB)

Menjaga Berat Badan Ibu Hamil

Berat dan tinggi badan (BB/TB), untuk mengetahui apakah BB/TB Bunda normal, kurang, atau lebih. Dokter akan memberitahu berapa kenaikan BB yang dianjurkan selama hamil. Idealnya 0,5 kilogram per minggu.

2. Pemeriksaan Tekanan Darah

Hipertensi kehamilan

Tekanan darah, untuk mendeteksi normal atau tidak normal. Tekanan darah tinggi menimbulkan risiko pre-eklampsia atau eklampsia-komplikasi kehamilan yang ditandai naiknya tekanan darah, pembengkakan tubuh, dan adanya senyawa protein di urin. Sebaliknya, tekanan darah rendah menyebabkan ibu sering pusing dan lemah.

3. Pemeriksaan Perut dan Panggul

Perut dan panggul. Pemeriksaan ini untuk mengetahui ukuran dan posisi rahim. Juga untuk memperhitungkan apakah ukuran panggul cukup untuk dilewati bayi.

4. Pemeriksaan Darah

aktivitas donor darah ibu hamil

Untuk mengetahui golongan darah dan faktor rhesus. Selain itu, tes darah diperlukan bila dokter mencurigai adanya penyakit, seperti toksoplasmosis (infeksi yang disebabkan parasit Toxoplasma Gondii), sitomegalovirus (infeksi yang disebabkan virus cytomegalovirus), hepatitis (radang hati), dan anemia (kurang darah akibat kurangnya zat besi dan asam folat).



5. Pemeriksaan Usia kehamilan

Menghitung Usia Kehamilan Dan Hari Perkiraan Lahir (HPL)
Menghitung Usia Kehamilan Dan Hari Perkiraan Lahir (HPL)

Dokter menggunakan beberapa petunjuk untuk mengetahui usia kehamilan, yaitu;

Dari kapan pertama kali detak jantung janin dapat didengar dengan alat doppler (usia kehamilan 10-12 minggu), dari tanda kehidupan janin yang mulai terasa, dari tinggi fundus (puncak rahim) dan berdasarkan pemeriksaan USG (ultrasonografi).

Berdasarkan usia kehamilan itu, dokter menentukan perkiraan waktu bersalin. Atau, bisa juga memakai rumus Neagle yang dihitung berdasarkan Hari Pertama Haid Terakhir (HPHT):

(Hari + 7), (Bulan – 3), (Tahun + 1)

Contoh:

HPHT 5 Juni 2009

Perkiraan tanggal persalinan: 12 Maret 2010

Tetapi, B hanya bisa dipakai jika siklus haid Anda teratur 28-30 hari. Jika siklus haid tidak teratur, untuk memperkecil kesalahan, harus dikoreksi:

  • Siklus haid pendek (26 hari). Bila perkiraan tanggal 12 Maret, maka dimundurkan 2 hari, jadi 14 Maret.
  • Siklus haid panjang (40 hari). Bila taksiran 12 Maret, ditambah 12 hari, jadi 24 Maret. Untuk bulan yang tidak bisa dikurang 3 (Januari, Februari, Maret), ditambah 9 tapi tahunnya tetap.
  • Karena dihitung berdasarkan ketera- turan siklus haid pula, rumus Neagle tidak bisa digunakan jika Anda hamil tidak lama setelah berhenti minum pil KB.

Periksa Kehamilan Bagian Dalam

Idealnya, periksa dalam dilakukan pada pemeriksaan pertama kehamilan. Namun, karena banyak ibu hamil risih, dokter baru melakukannya bila ada keluhan seperti keputihan, perdarahan dari
v*g1na, hamil dengan tumor, kista atau miom.



Periksa dalam tidak mencetus keguguran. Santai saja saat diperiksa. Tegang malah menyulitkan dokter dan menimbulkan kesalahan interpretasi.

 

 

 

 

650 kali dilihat, 10 kali dilihat hari ini


Pencarian Terkait :

  • awal periksa kehamilan
  • bb dab tb normal untuk ibu hamil
  • pemeriksaan awal ibu hamil
  • Pemeriksaan awal kehamilan
  • periksa kehamilan

Leave a Comment

error: Content is protected !!