Hindari Pemanis Buatan Selama Menjalani Masa Kehamilan!

pemanis buatan

Ibu hamil harus senantiasa menjaga kesehatan dan memperhatikan asupan makanan yang bergizi untuk menunjang perkembangan janin di dalam kandungan. Dalam memilih bahan makanan atau minuman sebaiknya ibu hamil lebih berhati-hati dan teliti. Ibu hamil tidak boleh sembarangan mengkonsumsi makanan atau minuma karena bisa membahayakan kesehatan janin, terutama yang mengandung pemanis buatan.

Pemanis buatan adalah salah satu komponen yang sengaja ditambahkan kedalam makanan atau minuman untuk menambah cita rasa manis. Biasanya pemanis buatan ditambahkan kedalam makanan atau minuman seperti kue, minuman bersoda (soft drink) dan minuman kemasan lainnya. Pemanis buatan ada yang mengandung kalori dan ada juga yang tidak. Pemanis buatan yang tidak mengandung kalori yaitu aspartam dan sakarin. Sedangkan pemanis buatan yang mengandung kalori yaitu gula pasir, maltosa, sukrosa dan gula palem.

Mengkonsumsi pemanis yang berkalori pada waktu hamil masih diperbolehkan selama dalam kadar yang direkomendasikan oleh ahli kesehatan. Terkecuali jika ibu hamil memiliki riwayat penyakit tertentu seperti diabetes mellitus dan resistensi terhadap insulin maka harus membatasi serta mengontrolnya.

Hal ini untuk mencegah penyakit tersebut berkembang lebih parah dan membahayakan keselamatan janin.

Pengaruh Pemanis Buatan Terhadap Kehamilan

Karakter dari pemanis buatan yang tidak berkalori cenderung memiliki rasa manis yang berlebih atau tingkat kemanisan yang tinggi. Pemanis buatan yang sering digunakan dalam industri makanan dan minuman yaitu sakarin, aspartam dan sucralose. Aspartam atau nutrasweet adalah salah satu pemanis buatan yang banyak beredar sebagai campuran minuman. Kebanyakan minuman bersoda menggunakan jenis pemanis tersebut.

Hindari pemanis buatan saat hamil



Mengkonsumsi pemanis buatan selama hamil dalam jumlah sedikit masih relatif aman bagi ibu hamil. Apabila ibu hamil mengkonsumsi pemanis buatan maka tidak boleh melebihi batas maksimum yaitu tidak boleh lebih dari satu ounce (1 Oz) per harinya. Apabila mengkonsumsi pemanis buatan dalam jumlah yang banyak maka akan berdampak buruk bagi perkembangan janin di dalam kandungan.

1. Pemanis buatan jenis Sakarin

Pemanis buatan jenis sakarin biasanya digunakan dalam industri minuman kemasan. Sakarin adalah pemanis buatan yang sangat dilarang untuk dikonsumsi oleh ibu hamil. Hal ini karena pemanis buatan jenis ini bisa mengakibatkan bayi lahir cacat.

Sakarin bisa masuk ke dalam tubuh bayi melalui plasenta. Maka dari itu sebaiknya ibu hamil menghindari minuman yang mengandung sakarin supaya tidak membahayakan kesehatan dan perkembangan janin.

2. Pemanis Buatan Jenis  Sucralose

Sucralose adalah pemanis buatan non kalori yang dibuat dari gula pasir dan biasanya digunakan pada produk minuman seperti kopi dalam kemasan, sirup, the dalam kemasan dan permen. Pemanis buatan jenis ini bisa dikonsumsi oleh ibu hamil dengan kadar tertentu. Namun untuk mencegah dampak negatif terhadap kehamilan sebaiknya menghindari makanan dan minuman yang mengandung pemanis buatan.

Pemanis buatan seringkali menjadi pemicu tekanan darah tinggi pada wanita hamil dan menyebabkan kelahiran bayi secara prematur apabila dikonsumsi secara terus menerus selama  hamil. Menurut sebuah penelitian menyatakan bahwa wanita yang mengkonsumsi minuman bersoda dengan kandungan pemanis buatan satu porsi setiap hari sangat beresiko melahirkan bayi secara prematur.



Selama menjalani proses kehamilan dan menyusui sebaiknya menghindari makanan atau minuman dengan kandungan pemanis buatan. Hal ini dilakukan untuk menjaga kesehatan dan menunjang perkembangan janin yang normal. Sebaiknya Anda mengkonsumsi jus buah yang kaya akan nutrisi sehingga bermanfaat untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mendukung tumbuh kembang anak.


Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!