Mencegah Timbulnya Stretch Marks Selama Kehamilan

Stretch Mark Ibu Hamil

Kehamilan adalah saat yang sangat ditunggu-tunggu oleh keluarga dan pasangan suami istri. Pada masa-masa ini, ibu hamil akan mulai merasakan banyak perubahan selama kehamilan yang terjadi. Baik perubahan secara fisik maupun perubahan emosional. Diantara perubahan fisik yang kerap muncul adalah kehadiran stretch marks akibat peregangan jaringan kulit.
Stretch mark adalah garis berwarna merah hingga keunguan yang dapat muncul di permukaan kulit. Sebenarnya stretch mark dapat terjadi pada siapa saja, tidak hanya pada wanita hamil. Misalnya pada masa pertumbuhan di usia pubertas , juga pada mereka yang sedang melakukan program penurunan berat badan. Namun demikian pada masa kehamilan dimana terjadi perubahan hormon dan peregangan jaringan kulit yang signifikan lebih memungkinkan untuk munculnya stretch mark.

Menghilangkan Stretch Mark Pada Ibu Hamil


 

Umumnya stretch marks akan muncul mulai bulan keempat kehamilan di daerah perut, paha dan payudara sebagai akibat dari peregangan jaringan kulit hingga melewati batas elastisitas. Tanda pertama yang biasanya terasa adalah rasa gatal di sekitar daerah kulit yang menipis dan berwarna pink.

Sekitar 80% wanita hamil akan mengalami stretch mark selama masa kehamilannya. Muncul atau tidaknya stretch mark selama kehamilan tergantung pada keelastisitasan kulit ibu hamil. Meskipun tidak berbahaya dan tidak menimbulkan masalah kesehatan, namun banyak Bunda yang merasa tidak nyaman dengan keberadaan stretch mark ini. Untuk meminimalisir munculnya stretch mark, Bunda dapat melakukan perawatan sejak awal kehamilan.

Mencegah Timbulnya Stretch Marks Selama Kehamilan

Hal-hal berikut bisa kita lakukan untuk mencegah munculnya stretch mark :



  1. Jaga kenaikan berat badan selama kehamilan agar tidak berlebihan. Normalnya kenaikan berat badan selama hamil berkisar antara 12-16 kilogram.
  2. Olahraga ringan secara teratur untuk melancarkan sirkulasi darah. Missal : berjalan kaki atau berenang.
  3. Minum air putih minimal 8 gelas sehari. Hal ini untuk menjaga kelembaban dan elastisitas kulit.
  4. Jalani pola hidup sehat dengan mengkonsumsi makanan seimbang. Makan makanan yang sehat dan bergizi serta berserat seperti sayuran dan buah-buahan yang dapat membantu mencegah terjadinya stretch marks.
  5. Oleskan minyak alami yang berasal dari tumbuhan seperti minyak zaitun , minyak cendana atau dapat juga lotion khusus pencegah stretch markyang biasanya memiliki kandungan utama cocoa butter atau shea butter

Mengatasi Strechmark Ibu Hamil

 

Perbanyak Minum Air Putih

Air putih membantu ibu hamil untuk terhindar dari dehidrasi selama kehamilan. Selain itu, air putih bisa menjaga kesehatan kulit terutama bagi ibu hamil untuk mencegah terjadinya stretch mark. Saat menjalani kehamilan Bunda sering mengalami lelah dan kehilangan kosentrasi,  dengan minum air putih 8 gelas perhari maka dapat membantu ibu hamil tetap menjaga kesehatan selama kehamilan.  Minum air putih juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan kulit terutama bagi ibu hamil untuk mencegah terjadinya stretch mark yang seringkali dialami oleh kebanyakan ibu hamil dan susah hilang meskipun sudah melahirkan.

 

Cukupi Kebutuhan Vitamin E

Vitamin E akan membantu kulit ibu hamil menjadi kencang. Kebutuhi vitamin E yang bisa didapatkan dari sinar matahari. Bila ibu akan mengonsumsi vitamin E secara oral sebaiknya konsultasi dengan dokter kandungan dulu. Apakah akan mempengaruhi tumbuh kembang si janin dan aman atau tidak jika dikonsumsi oleh ibu hamil. Krim maupun oil yang mengandung vitamin E bisa diusapkan lembut pada bagian yang rentan terkena stretch mark.

Semoga bermanfaat Bunda.

 

 


Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: