Anak autis

Melihat Ciri Anak Autis dari Ocehan Bayi | Deteksi Dini Autis


Autisme merupakan gangguan yang terjadi pada otak, dan mengakibatkan berbagai area berbeda di otak tidak mampu bekerjasama. Hal ini menyebabkan penderita autisme sulit berkomunikasi dan berinteraksi sosial dengan orang lain. Ciri yang paling terlihat pada penderita autis terlihat pada pola perilaku, aktivitas, dan interaksi yang cenderung terbatas dan berulang-ulang. Demikian pula, ciri-ciri anak autis juga tampak pada tingkah lakunya yang suka membolak-balik, menyentuh, dan mencium objek atau benda tertentu dengan berlebihan.

Hasil penelitian mengungkapkan bahwa ocehan bayi yang memiliki kelainan tidak sama dengan ocehan bayi normal. Para peneliti menggunakan teknologi  analisa suara otomatis untuk mengenali perbedaannya dan hasilnya 86% mendekati akurat. Baca Juga mengatasi anak tantrum mengamuk secara tiba-tiba.

 

Anak autis
Ilustrasi Anak Penderita Autis

Secara Umum, ciri-ciri penderita anak autis yang tampak secara visual antara lain:



Kesulitan Dalam Berhubungan/ Berinteraksi Sosial

Ciri-ciri penderita autis yaitu anak seperti asyik dengan dunianya sendiri, sehingga sulit terhubung dengan teman-teman di sekitarnya. Anak dengan autisme sulit melakukan kontak mata. Mereka juga sulit memahami rasa sakit, sedih dan perasaan orang lain. Oleh sebab itu, anak autis biasanya sulit berteman, bermain dan berbagi mainan dengan teman, atau fokus terhadap objek yang sama dengan orang lain.

Kesulitan Komunikasi

Anak dengan autisme cenderung kesulitan berkomunikasi dengan orang lain, termasuk berbicara, memahami pembicaraan, hingga membaca dan menulis. Selain itu beberapa masalah komunikasi lainnya, antara lain kesulitan memulai percakapan, memahami perkataan dan mengikuti petunjuk.

 

Memiliki Perilaku-Perilaku Khas Lain

Beberapa perilaku khas dari anak dengan autisme, ciri-ciri anak autis juga tampak suka mengibaskan tangan, menyimpan batu, memutar badan, dan menatap dengan pandangan kosong. Mereka juga biasanya hanya menyukai sedikit jenis makanan.

Penderita Autis
Ilustrasi Anak Penderita Autis

Tips Cara berkomunikasi dengan Anak Penderita Autisme

Dibutuhkan tips tersendiri agar bisa berkomunikasi dengan anak autisme. Berikut beberapa saran yang dapat Bunda lakukan :

  • Membiasakan berbicara dengan kalimat singkat dan jelas. Bunda juga bisa berbicara perlahan dengan jeda di antara kata.
  • Berikan waktu pada anak untuk memahaminya. Jika perlu, iringi kata yang Anda ucapkan dengan gerakan tubuh yang sederhana.
  • Selalu memanggil anak dengan namanya.
  • Membatasi suara-suara yang timbul di dekatnya.

Penting untuk mengenali ciri-ciri anak autis agar dapat segera memperoleh diagnosis dan penanganan yang tepat. Untuk itu orangtua perlu berkonsultasi secara intensif dengan dokter spesialis anak dan tim medis lainnya.

Dokter memiliki pedoman khusus dalam mendiagnosis autisme, yang meliputi;

  • Diagnosis pertama, memperhatikan komunikasi verbal dan nonverbal.
  • Kedua, kemampuan interaksi dan hubungan sosial.
  • Ketiga, keterbatasan minat saat aktivitas atau bermain.

System ini juga dapat digunakan untuk anak balita dengan gangguan perkembangan bicara. Prof. Steven Warren, ahli bidang kelainan spectrum autis dari Universitas Kansas, AS, menjelaskan, “teknologi ini dapat menolong para dokter anak untuk mendeteksi anak- anak dengan gangguan autis untuk menentukan referensi dan diagnose agar perawatan selanjutnya dapat lebih efektif.”

Peneliti dari AS sudah menganalisa hampir 1500 long-day vocal soundtracks dari alat perekam yang memakai baterai dan dilekatkan pada baju 232 anak antara usia 10 bulan dan 4 tahun. Pada anak autis terdapat penyimpangan antara nilai parameter yang diharapkan dengan usianya. Sayangnya karakter vocal belum dijadikan diagnose untuk autis, meksipun diduga ada keterkaitannya.


Hingga saat ini belum ada obat untuk menyembuhkan autisme. Namun, intervensi khusus dalam membantu anak autisme bertujuan meningkatkan kemampuan komunikasi, interaksi sosial, dan pendidikan anak.

Tips Ibu Hamil Tags:

  • ciri ciri anak autis dari bayi

Tinggalkan komentar

%d blogger menyukai ini: