Tanda-tanda Kehamilan

Kehamilan dapat dilihat dari beberapa tanda yang terlihat. Berikut adalah beberapa tanda-tanda kehamilan.

  • Tanda Kehamilan #1 Berhentinya Menstruasi. Berhentinya menstruasi dapat dilihat sebagai salah satu tanda kehamilan. Apalagi jika sebelumnya menstruasi datang secara teratur. Saat tidak hamil, setiap bulan ovarium mengeluarkan sel telur yang matang. Jika tidak dibuahi, sel telur akan mengalami proses peluruhan yang dibarengi oleh pendarahan. Pendarahan diakibatkan oleh pembuluh darah di dinding rahim yang terkikis, dan terkadang membuat perut terasa sakit. Inilah yang disebut menstruasi. Hamil berarti telah terjadi pembuahan antara sel telur yang matang dengan sperma. Saat hal itu terjadi, ovarium otomatis berhenti mengeluarkan sel telur yang matang, dan menstruasi pun tidak terjadi. “Tapi perlu diingat menstruasi berhenti bukan hanya karena ibu sedang hamil. Bisa saja karena ibu sedang lelah, mengalami gangguan hormonal, konsumsi obat tertentu, sakit, atau ibu sedang menyusui”
  • Tanda Kehamilan #2 Mual Muntah atau Morning Sickness. Morning Sickness atau mual merupakan tanda awal kehamilan yang bisa terlihat pada awal kehamilan. Tanda awal kehamilan ini dapat ditemukan minggu kedua atau kedelapan setelah pembuahan. Rasa mual muncul karena aliran darah menerima peningkatan hormon yang tiba-tiba. Rasa mual dapat dirasakan pagi atau malam hari, atau malah sepanjang hari. Ibu mungkin akan kehilangan nafsu makan sehingga asupan makanan pun terbatas. Jangan khawatir! Ini merupakan hal yang wajar dan tidak berpengaruh terhadap kesehatan janin. Mual, mutah, bukan merupakan masalah, karena hal ini berarti tubuh Ibu bereaksi terhadap hormon kehamilan. Tanda tanda kehamilanBiasanya morning sickness akan menghilang memasuki trimester kedua kehamilan. Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi rasa mual:
    1. Jangan biarkan perut ibu kosong.
    2. Makanlah sedikit-sedikit tapi sering.
    3. Jangan makan dalam jumlah besar sekaligus.
    4. Jangan lupa minum sedikit demi sedikit.
    5. Hindari makanan yang dapat membuat ibu mual.
    6. Tidak sedikit ibu yang indera pembaunya menjadi kuat saat hamil, sehingga seringkali merasa mual terhadap suatu bahan masakan. Jika demikian, mintalah bantuan orang lain untuk memasak.
    7. Konsumsi jahe untuk mengurangi rasa mual, seperti mengunyah permen jahe, atau minum minuman jahe.
    8. Usahakan untuk tidak mengkonsumsi makanan berminyak dan pedas.
    9. Hindari kopi karena dapat meningkatkan asam lambung yang membuat ibu merasa mual.
    10. Jangan langsung berbaring setelah makan, Duduklah tegak selama 10-20 menit untuk menghindari mual.
    11. Kunyah makanan secara sempurna dan per-lahan.
    12. Makan makanan yang mengandung cairan.
    13. Setelah bangun tidur di pagi hari, makanlah makanan kering seperti biskuit atau roti.
    14. Bila muntah terjadi secara terus-menerus, sehingga tidak ada makanan dan minuman yang dapat masuk, cepatlah hubungi dokter untuk mencegah terjadi dehidrasi.
  • Tanda Kehamilan #3 Flek Pink. Setelah berhenti menstruasi, ibu mungkin akan mengalami sedikit perdarahan atau flek pink di awal kehamilan. Ini biasanya terjadi saat implantasi, yaitu saat telur yang sudah dibuahi menempel di dinding rahim. Implantasi terjadi sekitar 1 minggu – 10 hari setelah pembuahan terjadi. Yang harus diwaspadai adalah jika ibu mengalami pendarahan yang disertai dengan kram dan rasa nyeri, terutama pada ibu yang memiliki riwayat keguguran. Ibu akan dianjurkan untuk beristirahat agar terjadi hal-hal buruk.
  • Tanda Kehamilan #4 Perubahan pada bentuk Payudara. Ibu yang sedang hamil akan mengalami perubahan pada payudaranya. Daerah berwarna gelap di sekitar puting ( aerola ) akan berubah menjadi lebih gelap. Ini diyakini dapat membantu bayi untuk menemukan puting saat menyusu. Selain itu, akan muncul tonjolan-tonjolan yang disebut kelenjar Montgomery.  Kelenjar ini berfungsi untuk meminyaki daerah puting, juga untuk menjaga puting susu tetap bersih. Payudara pun akan terasa lebih lembut sekitar tiga minggu setelah pembuahan atau satu minggu setelah pembuahan terjadi. Selain itu, payudara akan membesar karena adanya peningkatan hormon progesteron dan estrogen. Kedua hormon tersebut merupakan hormon yang berpengaruh pada siklus menstruasi dan kehamilan wanita. Bertambah besarnya payudara dapat menimbulkan rasa sakit dan nyeri dipunggung. Untuk mengatasi rasa nyeri tsb, gunakan bra yang berukuran lebih besar agar bunda bisa dapat lebih nyaman bergerak. Perubahan lain yang dapat dilihat pada payudara saat ibu hamil adalah munculnya garis merah dan biru yang merupakan pembuluh darah. Suplay darah menuju payudara saat hamil dan menyusui meningkat untuk membantu menghasilkan asi. Pembuluh darah ini akan tampak selama hamil dan menyusui, dan akan menghilang jika ibu selesai menyusui.
  • Tanda Kehamilan #5 Sembelit. Saat hamil, ibu sering mengalami sembelit yang diakibatkan oleh hormon progesteron. Selain menyebabkan kendurnya otot-otot rahim, hormon ini pun mengendurkan otot-otot usus sehingga daya dorongnya terhadap sisa makanan menjadi berkurang. Hal ini membuat sisa makanan menumpuk, sehingga menjadi sembelit atau susah buang air besar. Sembelit pada ibu hamil dapat pula disebabkan oleh kandungan zat besi pada obat-obatan yang dikonsumsi, atau juga karena kurangnya asupan makanan berserat.
  • Tanda Kehamilan #6 Sering Berkemih. Ibu hamil akan sering buang air besar karena saat hamil, tubuh mengeluarkan cairan yang banyak untuk janin. Selain itu, sering berkemih disebabkan oleh tertekannya kandung kemih. Letak rahim dan kandung kemih yang bersebelahan membuat kandung kemih tertekan oleh rahim yang membesar pada tri-mester pertama kehamilan. Akibatnya, ibu menjadi lebih sering bolak-bolak ke kamar mandi, terutama pada malam hari, sehingga mengganggu pola tidur sang ibu. Jika terjadi demikian, sebaiknya jangan ditahan. Jangan pula malas untuk mengkonsumsi lebih banyak cairan agar tidak mengalami dehidrasi.
  • Tanda Kehamilan #7 Sakit Punggung. Sakit punggung saat hamil bisa terjadi karena adanya perubahan otot punggung. Saat hamil, rahim menjadi semakin besar akibat pertambahan berat janin dan cairan ketuban. Akibatnya, terjadi perubahan titik gravitasi badan pada ibu dan menambah beban pada otot punggung. Hal ini akan ibu rasakan selama hamil.
  • Tanda Kehamilan #8 Mudah Letih. Diawal kehamilan, badan mengalami perubahan metabolisme karena kehadiran sang janin. Badan pun melakukan kerja lebih berat saat menyesuaikan diri dengan adanya janin yang bertumbuh. Inilah yang membuat ibu merasa mudah letih. Hal ini biasanya berlangsung di awal kehamilan, khususnya pada trimester pertama kehamilan.
  • Tanda Kehamilan #9 Sering Kelelahan. Rasa lelah yang berlebihan akan muncul diawal kehamilan. Hal ini terjadi karena tubuh ibu sedang berusaha menyesuaikan diri dengan perubahan hormonal yang terjadi dalam tubuh ibu. Tubuh ibu pun bekerja keras untuk menyesuaikan diri dengan kehadiran sang janin yang mulai tumbuh. Biasanya rasa lelah yang amat sangat ini akan menghilang saat memasuki trimester kedua kehamilan. Untuk mengatasi rasa kelelahan, sebaiknya ibu tidur cukup istirahat.Tanda tanda awal kehamilan
  • Tanda Kehamilan #10 Hasil Test Pack Positif. Untuk mendapatkan kepastian hamil atau tidak, ibu bisa melakukan test dengan alat test kehamilan yang bisa didapat di apotek terdekat. Test ini dilakukan dengan menggunakan urine. Tes ini dapat dilakukan jika kehamilan sudah memasuki usia 10 – 14 hari.

Related Posts

2 Comments. Leave new

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: