Seputar Asi Ibu Hamil

asi pada ibu hamilKapan Asi pada ibu hamil keluar?  “Usia kehamilan berapa asi akan keluar?” “Air susu belum keluar pada 8 bulan kehamilan ibu?” Kapan biasanya asi pada ibu hamil mulai keluar?

Sebenarnya bunda tidak perlu cemas bila pada masa kehamilan bunda belum mengeluarkan asi. Tidak semua ibu hamil cepat mngeluarkan asi. Setiap ibu hamil berbeda, ada yg cepat keluar asi, tapi terkadang ada juga yang lama keluar asi, bahkan ada yang sampai melahirkan belum mengeluarkan asi.

Apakah yang mempengaruhi keluarnya asi pada ibu hamil? Dalam keadaan normal produksi ASI pada ibu hamil di pengaruhi beberapa faktor, diantaranya adalah faktor Fisik dan Psikologis.

Faktor fisik misalnya asupan gizi ibu hamil, pola istirahat, dan faktor hormon. Faktor psikologis dipengaruhi oleh ketenangan jiwa/pikiran. Bila kedua faktor tersebut tidak terpenuhi dengan baik atau pun mengalami hambatan dan gangguan maka tentunya produksi ASI akan mengalami gangguan dan hal ini bisa berakibat dan menyebabkan ASI tidak keluar.

 Hal-hal yang mempengaruhi asi pada ibu hamil

  • Makanan
  • Ketenangan jiwa dan pikiran
  • Penggunaan alat kontrasepsi
  • Perawatan payudara
  • Anatomis payudara
  • Faktor fisiologi
  • Pola istirahat
  • Faktor isapan anak atau frekuensi penyusuan
  • Faktor obat-obatan
  • Berat lahir bayi
  • Umur kehamilan saat melahirkan
  • Konsumsi rokok dan alkohol
  • Asupan gizi ibu Hamil. Bila asupan gizi terpenuhi dengan baik, sebab ASI tidak keluar bisa diperkecil.
  • Faktor kesehatan dari ibu Hamil sendiri. Kesehatan ibu dalam hal ini memegang peranan yang penting dalam hal menunjang produksi ASI yang cukup, termasuk dalam hal ini adalah faktor hormonal dan istirahat yang cukup bagi ibu yang menyusui. Bila kesehatannya terjaga maka penyebab ASI tidak keluar dapat diminimalisasi.
  • Hormon testosteron yang ada di dalam tubuh. Hormon testosteron bisa mempengaruhi perkembangan jaringan kelenjar di payudara. Sehingga hal ini mempengaruhi kesuksesan seorang ibu untuk menyusui bayinya.
  • Rasa nyaman. Perasaan ibu dapat menghambat dan meningkatkan pengeluaran oksitoksin. Seperti perasaan takut, gelisah, marah, sedih, cemas, kesal, malu atau nyeri hebat akan mempengaruhi refleks oksitoksin yang akhirnya menekan pengeluaran ASI. Sebaliknya perasaan ibu yang bahagia, senang, bangga, memeluk dan mencium bayinya dapat meningkatkan pengeluaran ASI.
  • Berpikiran positif. Satu hal yang tidak kalah penting dalam hal ini adalah faktor dukungan dari sekitar dan orang yang terdekat, yaitu suami dan anggota keluarga lainnya. Dukungan suami maupun keluarga lain dalam rumah akan sangat membantu berhasilnya seorang ibu untuk menyusui. Begitu pula dukungan dari lingkungan pekerjaan tempat bekerja sang ibu bila sang ibu tersebut bekerja misalnya dengan tersedianya ruangan khusus untuk memerah ASI, lemari es untuk menyimpan ASI perah dan sebagainya.

Berapa Lama Bayi Bisa Bertahan Tanpa Asi ibu atau tanpa Makanan / Minuman lainya Setelah Lahir?

Dalam 72 jam pertama dalam hidupnya bayi dapat bertahan tanpa makanan/minuman apapun (48%) dan yang lain berpendapat bahwa bayi baru lahir dapat bertahan tanpa makanan/minuman apapun dalam 48 jam pertama (37%).

Mengapa hal ini dapat terjadi?

asi ibu hamilBayi baru lahir, memiliki cadangan makanan di dalam tubuhnya yang diperoleh dari plasenta selama berada di rahim ibu. Oleh karena itu, bayi baru lahir tidaklah memerlukan makanan/minuman apapun. Satu-satunya zat yang ia perlukan ketika baru lahir adalah kolostrum (ASI awal) yang akan menjadi imunisasi pertamanya, karena berfungsi untuk melapisi dinding usus bayi (yang sel-selnya belum rapat) menjadi tertutup dan akhirnya rapat. Seringkali banyak ibu yang bertanya. Di hari keberapa sebenarnya kolostrum diproduksi? Mengapa di hari-hari awal kelahiran, ASI tidak keluar? Bukankah jika bayi tidak diberi minum ASI dalam 72 jam pertama akan kelaparan?

Sebenarnya, ASI yang berbentuk kolostrum diproduksi pada trimester kedua kehamilan (minggu ke-16), dan terus diproduksi sampai hari ‘H’ kelahiran. Pada sebagian ibu, terkadang kolostrum sudah keluar pada trimester ketiga, tetapi pada banyak ibu kolostrum baru keluar pada hari ke-2 atau ke-3 setelah kelahiran. Kedua hal ini adalah normal, karena pada 48 – 72 jam pasca kelahiran, tubuh ibu mulai meningkatkan produksi ASI, sehingga ibu merasakan ‘sensasi ASI’, dimana payudara mengencang dan mengeluarkan kolostrum.

Oleh karena itu ibu hamil tak perlu khawatir, jika ASI/kolostrum belum keluar di hari 1 atau ke-2 setelah kelahiran. Hal ini dikarenakan jumlah kolostrum yang sangat sedikit (karena sesuai kebutuhan bayi) dan warnanya yang bening atau kekuningan, sehingga membuat keluarnya kolostrum tidak terasa/terlihat oleh ibu. Ini jugalah yang menjadi alasan mengapa bayi baru lahir tidak perlu diberikan makanan/minuman selain ASI. Dengan skin-to-skin contact yang sering dan bayi berada satu ruangan dengan ibu, akan mempercepat keluarnya ASI/kolostrum, sehingga proses menyusui dapat semakin lancar. Semakin sering ibu menyusui bayinya di hari-hari pertama setelah kelahiran, semakin banyak kolostrum yang diperoleh bayi, dan semakin banyak produksi ASI ibu.

Tips Ibu Hamil Tags:

  • usia kandungan 8 bulan asi belum keluar
  • hamil 8 bulan asi belum keluar
  • hamil 35 minggu asi belum keluar
  • kapan asi mulai keluar
  • penyebab air susu keluar pada usia kehamilan
  • usia kehamilan 8 bulan asi belum keluar
  • asi keluar saat hamil berapa bulan
  • asi keluar saat hamil
  • air susu ibu hamil
  • usia kehamilan berapa minggu asi mulai keluar

1 Comment. Leave new

Ada beberapa makanan yang dapat meningkatkan produksi ASI, seperti afalfa, oats, bawang putih, dan salah satu yang paling terkenal adalah hulbah. http://tinyurl.com/o2xgxj4

Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

%d bloggers like this: