Keluhan yang Timbul pada saat Kehamilan

keluhan-bumilBerikut ini beberapa Keluhan-Keluhan yang banyak terjadi pada saat Kehamilan bunda;

    1. Kelelahan
      Pada trimester pertama kehamilan, ibu mungkin akan mengalami sering kelelahan. Untuk mengatasinya, coba selonjorkan kaki ibu diatas setumpuk bantal atau diatas kursi. Atau bersandarlah sejenak. Jika perlu mengambil sesuatu dari lantai lakukan dengan cara berlutut.
    2. Sering Buang Air Kecil
      Jika ibu mulai sering berkemih, jangan ditahan. Rahim yang mulai membesarlah yang menyebabkan kantung kemih ibu tertekan, sehingga menjadi sering bolak-balik ke kamar mandi. Selain itu, kerja ginjal semakin membaik sehingga membantu ibu untuk membuang sisa metabolisme lebih cepat dibanding ketika tidak hamil.
    3. Flek Pink
      Selain itu, ibu mungkin akan mendapat sedikit bercak arah dalam celana. Ini merupakan gejala terjadinya implantasi. Tapi jangan takut, karena merupakan hal yang wajar terjadi di awal kehamilan. Namun, segera hubungi dokter atau bidan jika darah keluar dalam jumlah yang banyak, karena bisa merupakan tanda keguguran.
    4. Sakit Pinggang
      Ibu mungkin akan mengalami sakit punggung. Sakit punggung saat hamil dapat yang melunakkan dan memperlebar bagian persendian. Persendian yang menopang tulang belakang menjadi rileks, sehingga otot dan tulang sendi bagian belakang mendapat beban yang lebih berat. Ini menyebabkan punggung bunda terasa sakit, khususnya dibagian atas hingga bawah pantat.
      Tips untuk menghindari sakit punggung pada saat kehamilan ibu:

      • Jaga postur tubuh ibu tetap tegak.
      • Hindari penggunaan high-heels atau sepatu hak tinggi.
      • Jangan mengangkat barang-barang yang berat.
      • Lakukan olahraga yang dapat memperkuat otot punggung.
      • Jangan berdiri terlalu lama.
      • Tidurlah dengan posisi tidur miring ke kiri atau ke kanan dengan guling menyangga punggung.
    5. Konstipasi
      Disebabkan oleh mengerasnya fases akibat proses penyerapan cairan yang terjadi lebih cepat. Selain itu, hormon progesteron membuat otot dinding usus menjadi lebih rileks dan membuat kerjanya menjadi lebih lemah.
      Untuk menanggulangi, maka lakukan hal-hal sebagai berikut;

      • Mengkonsumsi lebih banyak makanan berserat (sayuran, dan buah-buahan) sebelum mengosongkan perut.
      • Minum cairan dalam jumlah yang cukup (air putih dan jus).
      • Ketika BAB, sandarkan punggung ke belakang dengan posisi duduk tegak. Lakukan gerakan ke samping untuk memperlancar gerakan usus.
      • Hindari mengeden saat BAB.
    6. Pusing Pening
      Disebabkan oleh anemia (kekurangan darah), kadar gula yang rendah atau tinggi, tekanan darah yang rendah, atau tekanan janin pada pembuluh darah. Anemia bisa diatasi dengan mengkonsumsi suplemen zat besi. Kadar gula tinggi dapat disebabkan oleh diabetes. Ibu sebaiknya tidur secara menyamping untuk menghindari tekanan janin pada pembuluh darah.
    7. Keletihan
      Disebabkan oleh keadaan tubuh yang menyesuaikan diri dengan adanya janin, bisa ditandai oleh adanya rasa pening. Bisa juga disebabkan oleh anemia. Istirahatlah yang cukup dan konsumsi supplemen zat besi untuk mengatasi anemia.
    8. Berkeringat
      Ibu mungkin akan mengeluarkan keringat berlebih setelah melakukan kegiatan atau saat terbangun di malam hari. Keringat berlebih disebabkan oleh peningkatan supplai darah yang menyebabkan membesarnya pembuluh darah di bawah kulit. Ibu akan mengalami hal ini pada trimester kedua kehamilan dan trimester ketiga kehamilan.
    9. Stretch Mark
      Stretch Mark merupakan guratan atau garis memanjang yang dapat muncul di daerah paha, payudara, atau pinggul yang disebabkan oleh tertariknya kulit akibat bertambahnya bobot tubuh. Guratan akan memudar setelah persalinan. Stretch Mark bisa muncul pada trimester 2, dan 3.
      Untuk mengatasi, jaga berat badan agar tidak terlalu naik drastis dan menghindari peregangan berlebih pada kulit. Selain itu, oleskan lotion tubuh untuk mencegah terjadinya kekeringan pada kulit perut.
    10. Varises
      Varises merupakan pembesaran pembuluh darah yang biasa terjadi karena faktor keturunan. Khususnya pada ibu hamil, varises terjadi akibat pembesaran pembuluh darah di sekitar vagina yang disebabkan oleh adanya pertambahan berat badan. Sirkulasi darah terhambat sehingga banyak yang berkumpul di pembuluh darah sekitar vagina hingga kaki. Pembuluh darah terlihat berwarna ungu kehitam-hitaman dan dapat terjadi pada trimester 1, 2, dan 3.
      Varises pada ibu hamil dapat diringankan dengan melakukan hal-hal seperti;

      • Menyangga kaki dengan bantal agar lebih tinggi pada saat akan tidur.
      • Jangan berdiri terlalu lama.
      • Hindari menyilangkan kaki yang dapat mengganggu sirkulasi.
      • Berolah raga secara teratur.

1 Comment. Leave new

[…] sampai Bunda kelelahan ketika sedang hamil. Terlebih saat merasa demam, segeralah beristirahat. Cara alami mengatasi flu […]

Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

%d bloggers like this: